Resep Kalio Jengkol Padang

Menu Atas

Recent Posts

IKLAN RENPONSIF

IKLAN 336x280

Resep Kalio Jengkol Padang

Senin, 01 Februari 2021

Halooo.... hari ini saya posting resep kalio jengkol (jariang) khas Padang dulu ya... hmmm jengkol, makanan yang tidak semua suka, tapi kalau sudah suka beuh..bisa ketagihan ha ha ha... jengkol ini seperti durian, baunya tajam tapi tidak semua suka.Ceritanya ketika ke pasar saya melihat di penjual sayuran ada jengkol cukup banyak, tumben... sampai 1 kotak besar. Harganya bisa dikatakan cukup murah dibanding harga sebelumnya. Jadi saya putuskan beli setengah kilo, ini hitungannya dengan kulit luar yang keras itu ya, jadi ketika dibuka ya jadinya sedikit. Aih tanggung kalau sedikit, jadi keesokan harinya ke pasar lagi, beli lagi 1kg, wakakak.. niat sekali, mumpung murah. Nah kepikiran buat kalio saja, kapan-kapan deh baru dibalado.Jadi ke pasar sekalian beli semua bumbu yang dibutuhkan untuk membuat kalio, nah kalio di sini sama saja dengan bumbu rendang ya, hanya saja kalio itu versi basahnya rendang, atau rendang yang belum jadi ya disebut kalio.Kalau beli di rumah makan padang, tentu saja lebih mahal kalau dibanding buat sendiri, jauh deh, apalagi di rumah makan tertentu yang sangat pelit dengan jengkol ha ha ha... nah karena sering beli jengkol di beberapa rumah makan padang, kami (saya dan bapaknya Sophie) sampai menandai mana rumah makan yang cukup pemurah dengan jengkol ini. Jadi sepakat kalau mau beli jengkol di rumah makan padang A saja, jangan di B, atau C.Ketika persiapan masak jengkol, ada yang ribut... masak apa? masak jengkol, wuihhh Pipi ga suka jengkol, bau.. begitu katanya. Ibu kenapa sih suka jengkol, apa rasanya? enak kata saya, nanti Pipi coba makan ya.. ga mau.. Pipi ga mau makan.Ketika kalio jengkol sudah matang, kami sudah menyantapnya, tentu Sophie tidak ikutan. Nah mulai deh dia bercanda dengan bapaknya, bau jengkol... bau jengkol.. saling tuduh siapa yang bau jengkol.. ahai ribut deh. Memang dulu sih saya tidak suka sama sekali dengan jengkol, karena memang dari kecil saya tidak pernah makan jengkol karena di rumah ibu saya tidak pernah masak jengkol dan pete apalagi kabau. Okeh ada yang tahu kabau tidak? kabau itu sejenis pete tapi lebih menyengat baunya. Selama ini saya hanya menemukannya di Palembang, tidak pernah di tempat lain.Ketika ketemu dengan bapaknya Sophie baru mau makan jengkol, itu pun paling satu atau dua, saya tetap merasa aneh, tapi belakangan karena sering makan, eh kok enak juga ha ha ha...walaupun efek samping jengkol ini yang sudah pada tahu kan... he he he..Okehlah.. lanjut ke resep ya... oh iya resep ini bumbunya ya mirip dengan bumbu kalio daging sapi kentang yang pernah saya posting sebelumnya, beda tipis saja... cusss ke resep..Kalio Jengkol Bahan :1.5kg jengkol dengan kulit luar200 gr santan instan500 ml air (atau supaya umami bisa gunakan kaldu ayam dari rebusan tulang ayam)2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan6 lembar daun jeruk3 lembar daun salam2 lembar daun kunyit, sobek-sobek ukuran 5cm5 butir asam kandis2 sendok makan minyak untuk menumis3 butir kapulaga5 butir cengkeh2 batang kayumanis @3cm1 buah pekak/kembang lawang2 sendok teh garam gula sesuai selera (di sini saya tidak menambahkan gula)Bumbu halus : (saya blender dengan sedikit air)75 gr cabai merah keriting segar10 buah cabi merah kering, rendam dengan air panas sampai lunak 10 butir bawang merah4 siung bawang putih2 cm jahe3 cm lengkuas5 butir kemiri sangrai1 sendok teh ketumbar, sangrai1/2 sendok teh jinten, sangraiCara membuat :Kupas jengkol, biarkan kulit arinya, cuci lalu rebus sampai empuk. Tiriskan airnya, cuci kembali, belah 2, gepuk hingga pipih, sisihkan.Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan serai, daun jeruk, daun kunyit, daun salam, asam kandis, pekak, kapulaga, kayumanis, cengkeh, aduk rata dan tumis lagi sebentar sampai benar-benar harum dan tidak langu. Masukkan jengkol, aduk rata, tambahkan air, masak sampai kuah mendidih dan jengkol benar-benar empuk. Tambahkan santan dan garam, aduk rata dan masak hingga mengental, cicipi rasanya, tambahkan gula jika suka untuk penyeimbang rasa. Angkat dan siap dihidangkan.Nah semoga resep kalio jengkol atau jariang khas Padang ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...Selamat mencoba...