Halooo... apa kabar semua? wuih sudah jamuran ya blog saya ini, sudah lama sekali saya biarkan menganggur selama 2 minggu. Ada yang cari saya? Hmmm kemana saja saya selama ini, ada yang penasaran, hmmm tapi buat pengunjung dan komentator setia blog ini, colek mba Ima dan mba Rini sudah tahu ya saya kemana he he he..Jadi ceritanya saya itu pulang ke Palembang, ibu saya dirawat di rumah sakit selama seminggu, jadi saya menemani beliau di rumah sakit bergantian dengan adik saya, lalu setelah pulang saya pun harus merawat beliau juga di rumah, nah tentu saja saya sama sekali tidak bisa ngeblog.Hmmm saya minta maaf ya buat pembaca sekalian yang sudah meluangkan waktu menuliskan komentar atau pertanyaan, lama sekali baru bisa saya balas. Jadi bukan sombong ya, memang karena tidak bisa aktif ngeblog dalam masa tersebut. Okey, sekarang saya sudah di Batam, jadi blog ini semoga tidak berjamur lagi he he he..Kemarin tepatnya saya pulang lagi ke Batam, nah tapi kemarin saya tepar, baru berasa capek sekali ya kemarin itu, di Palembang saya tidak begitu berasa capeknya. Apalagi dalam perjalanan pulang ke Batam, ada drama cuaca buruk ketika berada dalam pesawat, menambah capek badan saya.Ketika 20 menit sebelum mendarat, pilot memberitahu kalau akan melewati cuaca buruk, jadi akan ada turbulence. Okeh deh, saya bersiap dengan kemungkinan itu, hmmm cukup membuat perut saya terkocok, digoyang-goyang oleh turbulensi. Semua penumpang terlihat tegang, dan sesekali ada yang teriak jika guncangan sangat keras. Wokeh drama belum berakhir, ketika sudah akan mendarat, pilot memberitahu lagi kalau pesawat tidak bisa mendarat karena terbatasnya jarak pandang. Jadi pesawat akan berputar-putar dulu di atas, entah bagaimana perasaan saya kala itu, berada di atas, di tengah cuaca buruk, dan hanya berputar-putar tanpa bisa mendarat. Perut saya sudah tidak tahan, rasa mual hebat mulai datang, ulala, rasanya sudah ingin muntah, tapi saya minum air putih saja begitu rasa ingin muntah datang. Ternyata memang rasa mual berkurang tapi akibatnya malah ingin buang air kecil he he he... harus ditahan juga kan, tidak mungkin juga saya ke toilet dengan goncangan keras begitu, lagian penumpang kan harus duduk manis dengan seat belt terpasang.Mantap rasanya, berada di atas dengan goncangan tiada henti tanpa tahu kapan pesawat akan mendarat, mulai berkecamuk pikiran, bagaimana kalau pesawat tersebut jatuh, hmmm lalu saya berpikir, ya kalaupun jatuh masih di sekitar Batam, bukan di samudera luas antah berantah di mana pesawat hilang tanpa jejak begitu saja. Setelah setengah jam setelah pemberitahuan pilot bahwa pesawat akan berputar saja, akhirnya pilot mengatakan bahwa pesawat akan mendarat, alamak leganya... walaupun rasa mual tetap ada, tapi paling tidak sudah bisa lega, pesawat sudah bisa mendarat, tapi masih was-was apakah pesawat akan tergelincir, untungnya tidak.Ah pengalaman yang cukup menegangkan. Lalu ketika sudah bertemu dengan bapak Sophie di area kedatangan, saya cerita apa yang saya alami. Lalu katanya, itu masih untung kamu setengah jam di atas begitu, what.. masih untung katanya. Dulu kan ada tuh om.... 2 jam berputar-putar di atas, bayangkan 2 jam di atas. Hmmm iya, kalau setengah jam dibanding 2 jam ya masih untung ya hitungannya he he he..Hmmm begitulah ceritanya, lalu lanjut cerita lagi, saya tidak beritahu Sophie kalau saya pulang, mau buat kejutan ceritanya. Jadi saya jemput dia di sekolah, cukup kaget dia melihat saya, tapi dia tersenyum lebar, hmmm apa komentarnya begitu melihat saya? kok ibu sudah pulang, cepat sekali pulangnya, alamak nak, 2 minggu kok dibilang cepat, duh duh nih anak memang ya. Ah tapi dia semangat sekali cerita apa saja kepada saya.Wokehlah, begitu ya cerita pendahuluan resep saya ini, ih ih... 2 minggu absen, tapi tenang walaupun belum masak dan bebuatan kue-kue lagi, saya masih punya stok resep, ahai.. tabungan resep ceritanya.Nah orange cheese muffin ini saya buat untuk bekalnya Sophie, pas kebetulan ada jeruk manis dan ada keju juga, ya pasangkan saja kedua bahan ini, cocok-cocok saja, ya mirip-mirip rasa muffin lemon kejulah.Yang ini masih tetap ya setia dengan resep muffin buttermilk. Oke.. berikut langsung ke resep ya, silakan..Orange Cheese MuffinBahan:275 gr tepung terigu protein rendah atau sedang1 sendok teh baking powder1/2 sendok teh baking soda2 butir telur100 gr gula pasir 100 ml buttermilk (campurkan 100ml susu cair dengan 1 sendok makan air jeruk nipis atau jus lemon atau cuka, biarkan sampai menggumpal atau memadat kurang lebih selama 10 menit, takar 100ml atau gunakan saja semua)50 ml jus jeruk2 sendok makan kulit jeruk parut50 gr margarin, lelehkan75 ml minyak goreng60 gr keju edam, parut atau gunakan keju cheddar, sisakan sedikit untuk taburanCara membuat :Siapkan paper cup, atau cetakan muffin. Panaskan oven set di suhu 180 derajat celcius. Di mangkuk, campur tepung terigu, baking powder dan baking soda, sisihkan. Di mangkuk cukup besar kocok gula pasir dan telur dengan garpu atau balloon whisk sampai gula mulai larut, masukkan buttermilk, jus jeruk, margarin leleh dan minyak goreng serta kulit jeruk parut, aduk rata. Masukkan tepung, aduk cepat asal rata, masukkan keju parut, aduk kembali cepat asal rata. Tuangkan ke dalam cetakan muffin 3/4 cetakan atau adonan berjarak kurang lebih 8mm dari tepi paper cup. Tata di loyang, taburi dengan keju parut, panggang selama kurang lebih 20-25 menit. Test tusuk, keluarkan dari oven dan dinginkan.Nah semoga resep orange cheese muffin ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...Selamat mencoba...
