Jumpa lagi kita kakak di penghujung tahun 2018 ini... arghh sudah tiba di bulan akhir tahun ini ya.. begitu banyak yang sudah kita lewati. Nah... di awal Desember ini, aishhh awal.. hmmm sudah mau akan pertengahan kali ya.. kali ini saya mau bagikan resep cake berempah yang sedap menurut saya, cake yang mempunyai cita rasa unik, apalagi kalau bukan ontbijtkoek.. duh susah ya menuliskannya. Ya cake yang tetap setia dengan nama Belandanya..Ini kali kedua saya buat cake ini, yang pertama resep tipe sponge cake, di sini resepnya ontbijtkoek tanpa emulsifier. Yang ini mau buat versi butter cake, dan ternyata enak juga, dua-duanya enak, tapi favorit saya yang ini nih, yang versi butter cake, secara memang tekstur butter cake lebih saya sukai dan pastinya tipe butter cake ini menurut saya mudah dibuat. Walaupun memang cake ini lebih padat dibandingkan dengan tipe sponge cake.Di rumah ini yang suka cake hanya saya, Sophie biasa saja, kalau ada ya makan, tapi tidak banyak, tetapi bapaknya tidak begitu suka cake, begitu trauma dengan cake yang mencekik leher yang menelannya dibutuhkan air yang cukup banyak, ha ha ha... dasar.. Tapi saya katakan kalau cake ini tidak seret di leher kok, memang padat tapi tidak akan membuat tercekik. Dan ternyata dia mau makan juga, dan lumayanlah.. membantu saya menghabiskan cake yang satu loyang ini.Selera kami memang berbeda, dia suka yang gurih-gurih renyah sebut saja kerupuk, lalu keripik tentu saja. Kalau yang ini jangan ditanya deh... beda dengan saya, kalau kerupuk atau keripik, saya paling hanya makan beberapa, saya tidak begitu suka. Nah apalagi kalau yang namanya makan nasi dengan kerupuk, beuh jauh deh dari selera saya. Saya tidak suka yang begini ini... lebih baik saya makan dengan nasi saja, lalu kerupuknya saya makan terpisah entah kapan, tunggu mood datang, atau kalau tidak ada lagi yang bisa dicemil selain kerupuk. Dan yang ini nih yang masih belum bisa saya terima juga dengan aromanya, ikan asap.. duh kalau bapaknya Sophie makan gulai ikan asap, kalau di sini disebutkanya gulai ikan salai, beuh.. saya sebenarnya tidak tahan dengan baunya, tapi apa boleh buat, bapaknya Sophie doyan. Bahkan dengan yang namanya ikan tongkol yang sebut saja ikan favorit saya, diasapin juga ternyata saya tetap tidak suka. Pernah sekali beli cakalang fufu, pas ada yang jual di salah satu swalayan di Batam ini, tentu saja dengan harga yang cukup mahal kalau menurut saya. Tapi untuk mengobati rasa penasaran dengan cakalang fufu ini saya beli juga. Dan ternyata saya tetap tidak tahan dengan aroma asapnya itu. Namanya juga selera ya... tidak ada yang salah.. jadi jangan heran dan jangan memandang orang lain aneh kalau ternyata selera orang tidak sama dengan kita, memangnya kita saja yang berhak punya selera sehingga bisa menentukan selera orang lain. Hargai perbedaan, hidup akan lebih indah kalau masing-masing orang menghargai perbedaan, jiahhhhh...Okey deh.. lanjut ke resep ya.. silakan.. Ontbijtkoek versi Butter CakeBahan :200 gr butter atau margarin (saya gunakan blueband cake n cookie)100 gr gula pasir80 gr gula palem4 butir telur200 gr tepung terigu protein rendah, atau bisa gunakan protein sedang2 sendok teh bumbu spekuk1 sendok teh kayumanis bubukalmond iris untuk taburanCara membuat :Siapkan loyang ukuran 20x20cm, oles butter/margarin, taburi tepung tipis, sisihkan. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Campur tepung, bumbu spekuk dan kayumanis bubuk, sisihkan. Kocok butter/margarin dengan gula hingga pucat dan mengembang. Masukkan satu telur, kocok, hingga semua telur masuk. Kurangi kecepatan mixer, masukkan campuran tepung, kocok sebentar hingga rata. Matikan mixer, tuang ke dalam loyang, taburi dengan almond iris. Panggang selama kurang lebih 30-35 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing. Keluarkan dari oven dan dinginkan, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.Nah semoga resep ontbijtkoek versi butter cake ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...Selamat mencoba...
